Rabu, 02 Desember 2015 16:08

Konvensi Nasional KNK Pertama

Ditulis oleh 
Beri nilai item ini
(0 penilaian)

Jakarta, 1 Desember  2015

Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui Direktorat Bina Penegakan Hukum Ketenagakerjaan, Direktorat Jendral Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 bekerja sama dengan Forum Kader Norma Ketenagakerjaan Nasional, menggelar Konvensi Nasional KNK pertama dengan Tema“ Peningkatan Kepatuhan Norma Ketenagakerjaan Melalui Kader Norma Ketenagakerjaan Dalam Upaya Menciptakan Budaya Taat Hukum Sebagai Langkah Strategis Bagi Bisnis Yang Berkelanjutan“

Tema ini dipilih dengan maksud memberi kesadaran dan kepahaman kepada dunia bisnis bahwa ketaatan atau kepatuhann terhadap norma adalah kebutuhan perusahaan. Hal ini akan menjadi pondasi yang   akan membuat perusahaan menjadi kuat dan stabil, yang pada gilirannya akan menjamin pertumbuhan perusahaan dan kesejahtraan pekerja secara berkelanjutan.

Tujuan Konvensi adalah untuk mengevaluasi pembinaan Kader Norma Ketenagakerjaan sebagaimana tertuang pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi  No 257 Tahun 2014. Kegiatan ini dihadiri oleh 261 KNK level muda, madya, utama, dan  173 perusahaan penerima penghargaan sebagai pioneer perusahan yang mengikuti program Diklat Kader Norma Ketenagkerjaan. Kader Norma Ketenagakerjaan (KNK) adalah personil perusahaan yang telah mendapat pembekalan mengenai norma ketenagakerjaan. Personil ini diharapkan dapat membantu pengusaha dalam mengendalikan risiko ketenagakerjaan sekaligus menjadi mitra Pengawas Ketenagakerjaan dalam meningkatkan kepatuhan perusahaan menerapkan norma ketenagakerjaan.

Pembinaan KNKperlu dilakukan agar personil tersebut memiliki pemahaman dan kemampuan untuk dapat membantu pengusaha dalam melaksanakan norma-norma ketenagakerjaan di perusahaan. Kader Norma Ketenagakerjaan ini diharapkan juga akan menjadi mitra bagi Pengawas Ketenagakerjaan sekaligus agen perubahan di perusahaan untuk membantu pengusaha dalam menerapkan norma ketenagakerjaan guna menciptakan tempat kerja yang produktif, kompetitif dan sejahtera

Sejak bergulirnya Kep 257 tahun 2014 pada bulan Agustus 2014 sampai dengan November 2015 direalisasikan kegiatan meliputi :

1.    Sosialiasi pembentukan Kader Norma Ketenagakerjaan di berbagai provinsi.

2.    Pelaksanaan Diklat Kader Norma Ketenagakerjaan mulai jenjang muda, madya, utama di seluruh Indonesia sebanyak 262 peserta

3.    Penunjukan 2 Perusahaan Jasa Penyelenggaran Pendidikan dan Pelatihan Kader Norma Ketenagakerjaan yaitu : PT SURVEYOR INDONESIA dan PT FUJI BIJAK PRESTASI

4.    Pelaksanaan pelatihan TOT  3 angkatan yang telah mencetak 120 insruktur yang berasal dari Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Provinsi/kota di seluruh Indonesia, Purna Bhakti Pengawas Ketenagakerjaan, Kader Norma Ketenagakerjaan level Utama dan para praktisi.

5.    Pembentukan Forum Komunikasi KNK Nasional dan Forum Kumunikasi KNK Provinsi/Kota

 

Konvensi yang dibuka oleh Muhammad Hanif Dhakiri selaku Menteri Ketenagakerjaan RI, dan 173 pimpinan / perwakilan perusahaan dari seluruh Indonesia.

Agenda kegiatan konvensi sebagai berikut:

1.      Pemberian Penghargaan kepada Kader Norma Ketenagakerjaandan Perusahaan yang telah memiliki Kader Norma Ketenagakerjaan.
2.      PengukuhanPengurus Forum KNK NasionalPeriode 2015 s/d 2017
3.      Launching Logo Kader Norma Ketenagakerjaan

4.      Best Practice Sharing dengan topik :

a.    Membangun Kepatuhan norma Keternagakerjaan

b.    Mitigasi resiko keternagakerjaan

c.     Menjaga keberlanjutan perusahaan melalui kondisi ketenagakerjaan yang baik

d.    Outsourcing

e.    Hubungan Industrial – Penyelesaian Perselisihan Industrial

f.      E-learning untuk menunjang peningkatan kompetensi KNK ( Sertifikasi Profesi )

Dalam sambutannya Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Hanif Dhakiri menjelaskan kader norma ketenagakerjaan adalah personil perusahaan yang telah mendapat pembekalan mengenai norma ketenagakerjaan.

Personil ini diharapkan dapat membantu pengusaha yang akan mengendalikan risiko ketenagakerjaan, sekaligus menjadi mitra pengawas ketenagakerjaan dalam meningkatkan kepatuhan perusahaan dan menerapkan norma ketenagakerjaan. 

"Kita juga dituntut untuk menciptakan SDM Indonesia menjadi kompetitif, mampu berinovasi agar menghasilkan industri yang berhasil. Ini adalah tugas besar yang tidak bisa di kerjakan sendiri-sendiri," ucap Hanif.

Dengan melakukan pembinaan KNK, semoga akan menghasilkan personil memiliki pemahaman dan kemampuan, agar dapat membantu pengusaha dalam melaksanakan norma-norma ketenagakerjaan di perusahaan.

"Kader KNK ini diharapkan akan menjadi mitra bagi pengawas ketenagakerjaan sekaligus menjadi agen, perubahan di perusahaan untuk membantu pengusaha dalam menerapkan norma ketenagakerjaan guna menciptakan tempat kerja yang produktif, kompetitif dan sejahtera,"

Baca 4996 kali Terakhir diubah pada Rabu, 02 Desember 2015 16:20
Selanjutnya di kategori ini: « Penerimaan Penghargaan LPTKS Grade-A

Tinggalkan komentar

Pastikan informasi yang bertanda (*) telah diisi. Kode HTML tidak diizinkan.

Fuji Training Centre

  Jakarta Office :         

Summitmas I, 10 th, Jl. Jend. Sudirman kav. 61-62
JAKARTA 1290,
TEL : +62(21) 2523716 / 2523461
FAX: +62(21) 2523721

 

  Bekasi Office :

Gd. Fuji Training Centre, Jl. H. Saimun - Cibuntu
Kec. Cibitung, Kab. Bekasi, Jawa Barat
TEL : +62(21) 88375585 / 86
FAX: +62(21) 88375587     

  Mojokerto Office 

Jl. Raya Wonosari No. 70 Ngoro Mojokerto,
Jawa Timur
TEL  : +62(321) 6815046
FAX : +62(321) 6815046